Apa Itu Visualisasi ?

Apa Itu Visualisasi ?

Afirmasi dan visualisasi harus dilakukan bersamaan, Afirmasi adalah niat dan Visualisasi menggambarkan niat itu menjadi instrument dalam bentuk visual. Ketika yang kita afirmasikan belum terwujud artinya kita masih harus mengupdate afrimasi dan visualisasi kita kembali. Biasanya orang yang selalu melakukan afirmasi dan visualisasi yang tepat, jika tidak berhasil dia tidak kecewa, karena dia akan mengevaluasi dirinya terhadap apa yang di visualisasikan dan yang di afirmasikan akan diperbaiki kembali.

Orang yang memiliki afirmasi dan visualisasi tidak mengalami kekecewaan, karena instrument di dalam otak nya tidak mempersiapkan kekecewaan, yang dipersiapkan adalah instrument untuk memperbaiki apa yang bisa kita berikan.Yang membuat orang tidak berhasil salah satunya adalah, dia tidak pernah meyakini bahwa apa yang sudah dilakukan harus dipercaya, yang membuat berhasil seseorang yaitu pada saat kita drop, dan menjadikan drop itu sebagai sesuatu proses yang harus dilalui, bukan untuk dijadikan indicator bahwa kita tidak bisa sukses.

Visualisasi dapat menghindari atau bahkan jadi tidak muncul iri hati dan sebagainya, karena tidak dipersiapkan instrument untuk iri, yang dipersiapkan jika kita bertemu orang pasti akan bahagia. Sehingga ada orang iri tidak akan pernah masuk kedalam frekuensi otak kita. Otak dan hati kita terisi jika kita ini mengisi nya, bukan di isi orang lain

Afirmasi dan visualisasi bisa menangkal rasa minder kita dan kekhawatiran kita, karena yang kita kerjakan adalah yang kita niatkan, yang kita kerjakan adalah tanggung jawab, yang kita kerjakan karena senang hati akan kita lakukan. Orang minder dan tidak percaya diri karena hanya mengalir dan tidak mempersiapkan apa yang ingin di sampaikan. Prepare bukan karena ilmu saja tetapi prepare adalah saat kita percaya pada saat kita mulai berbicara dan sudah mulai melakukan dan kita harus yakin kan benar.

Instrumen dalam visualisasi adalah hati dan visualisasi dalam hidup sangat dibutuhkan, yang menyebabkan intuisi tidak tajam karena visualisasi yang tidak kuat, kata visualisasi atau kekuatan bayang – bayang melalui imajinasi kita yang sudah di afirmasikan digambar sedetail mungkin

Contohnya:

“Saya mau berangkat ke kantor, visualisasi perjalanan ke kantor dengan nyaman, saya duduk dan melihat ada teh, enak sekali jika saya minum dengan nyaman.

Visualisasi: Menggambarkan seolah – olah kita sudah berada disana

Orang yang sukses itu adalah orang yang punya kekuatan kapasitas doa melalui visualisasi yang detail, detail gambarnya detail juga dari apa yang dirasakan. Instrument rasa menjadi penting

Contohnya: pada saat meminum teh, bukan saat kita menghirup nya, tapi juga meraskan bagaimana kenikmatan teh itu ada. Artinya jika kita ingin mendapatkan sesuatu usaha dalam visualisasi, kita juga meraskan manfaat apa jika kita dapat itu.

Itu adalah kekuatan visualisasi, menggambarkan melalui kekuatan bayang – bayang imajinasi yang sudah di afirmasikan dan seolah – olah akan terjadi benar atau bahkan kita merasakan itu.

Salah satu indicator keberhasilan visualisasi adalah

  • Tidak mempertanyakan yakin atau tidak nya visualisasi
  • Selalu mengupdate untuk hal yang bagus dan detail
  • Tidak heran pada saat benar – benar terwujud

Kata Moody tergantung oleh 3 instrument

  • Kondisi kekebalan tubuh mempengaruhi mood kita
  • Informasi yang membuat kita kaget, berita, suara, perintah
  • Informasi dari orang lain

Bagaimana menjaga mood supaya afirmasi dan visualisasi nya kuat?

  1. Sampaikan Afirmasi kita
  2. Munculkan symbol – symbol melalui gambar
  3. Afirmasi diulang – ulang dengan senang hati

Bagaimana melatih visualisasi?

Perbedaan visualisasi dengan berhayal adalah, berhayal terjadi karena muncul secara tiba – tiba dan tanpa batas, berbeda dengan visualisasi dengan apa yang di niatkan dan itu saja yang digambarkan dan biasanya tidak lebih dari 15 detik dalam visualisasi. Oleh karena itu biasakan kita visualisasi dengan instrument yang kuat. Bisa dengan memjamkan mata dan membuka mata. Biasanya indicator memejamkan mata hanya supaya yang bekerja hanyalah rasa, sedangkan dengan membuka mata menggunakan rasa dan logika.

Hal yang sederhana untuk melatih visualisasi:

  1. Tutup mata dan rasakan detak jantung

Jika kita sudah merasakan detak jantung pelan Tarik nafas tiup berulang – ulang biasanya sudah berbicara instrument rasa, karena instrument rasa salah satu nya adalah merasakan segala sesuatu yang kadang – kadang tidak bisa di logika kan

  1. Merasakan aroma dan membayangkan seolah – olah sudah pernah ke tempat itu

Jika kita sudah bisa merasakan aroma tempat yang ingin kita kunjungi dalam afirmasi kita, meraskan bagaimana sejuknya tempat yang ingin kita kunjungi, pasti afirmasi dan visualisasi itu akan lebih cepat terwujud

Leave A Comment

Your email address will not be published.

1
Butuh bantuan ?
Hello,
Ada yang bisa kami bantu ?
Powered by